Peningkatan Nilai Tambah Kakao Melalui Inovasi Pengolahan KBK untuk Pakan Ternak Sapi
Kolaka Timur, Kamis, 25/09/2025 – BRMP Sultra memperkenalkan inovasi pengolahan Kulit Buah Kakao (KBK) untuk pakan ternak sapi melalui Demplot Kakao untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah. Inovasi ini adalah pengolahan limbah kulit buah kakao menjadi pakan ternak sapi yang telah difermentasi.
Selama ini, limbah kulit buah kakao hanya dibiarkan menumpuk setelah panen, menjadi sumber hama dan penyakit serta tidak memiliki nilai ekonomi. BRMP Sultra memanfaatkan limbah ini untuk membuka relung usaha baru bagi petani dan meningkatkan pendapatan mereka.
Dalam proses pengolahan, mencakup : 1) kulit buah kakao yang segar (37 kg) dicacah (2-3 cm), 2) pencampuran fermentor yang terdiri dari larutan air (0.5 l) + gula merah (50 gr) + dengan dedak (0,5 kg) + EM4 (50 ml) lalu didiamkan 1-3 jam dan 3) selanjutnya fermentor tersebut dilakukan pencampuran dengan kulit buah kakao yang telah dicacah untuk dimasukkan ke dalam drum plastik untuk difermentasi selama 7 hari.
Inovasi ini mengubah limbah kulit buah kakao menjadi bahan baku pakan yang bermanfaat, sekaligus mengatasi masalah lingkungan dan potensi penyebaran hama di perkebunan kakao.
Diharapkan demplot ini tidak hanya mengatasi masalah limbah perkebunan yang menjadi habitat hama penyakit, tetapi juga memberikan nilai tambah ganda bagi petani. Melalui pemanfaatan kulit kakao sebagai pakan ternak, petani dapat meningkatkan pendapatan mereka dari sektor sampingan peternakan, sehingga tidak hanya bergantung pada hasil biji kakao semata.